Tampilkan postingan dengan label dll. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dll. Tampilkan semua postingan

Menuliskan Kembali Isi Cerpen


Cara menuliskan kembali isi cerpen adalah :
-lu gunain bahasa yang baku
-lu gunain kalimat dari sudut pandang lu sendiri atau bisa dibilang lu jadi si pencerita isi cerpen itu
-kalo bisa dipersingkat mungkin tapi harus jelas bagaimana jalan ceritanya

nih, contohnya........


Judul                :  One Fine Spring In Korea
Pengarang       :  Wirochingu
Hari/tanggal membaca : Selasa, 10 September 2013
           
            Seorang mahasiswa yang sudah hampir 3 tahun hidup di negeri ginseng. Hidupnya selalu berkutat dengan pelajaran. Disamping itu karena bahasa koreanya yang masih amburadul. Mengharuskan ia mempelajari bahasa korea lebih dalam lagi. Setiap hari libur, ia selalu menggunakannya untuk bekerja sambilan. Hasilnyapun ditabung dan dikirim ke orang tuanya.
            Hari minggu jam 8 pagi, ia pergi menuju Seoul menggunakan kereta. Tujuannya selain untuk berjalan-jalan sekaligus pergi ke kantor KBRI untuk mengurus beberapa dokumen, serta mengunjungi kafe yang tepat berada disampin kantor KBRI tersebut. Lalu, karena ia tak tau ingin pergi kemana. Ia memutuskan untuk pergi ke Namsan Seoul tower yang berada di bukit Namsan. Untuk menuju kesana ia menempuh jarak sejauh 2 KM. Dan ia lebih memilih jalan kaki untuk pergi kesana, sambil menikmati keadaan yang dilaluinnya.
            Jam menunjukan pukul 17.00 dan ia sudah sampai di depan gerbang Taman Namsan. Lalu, ia segera masuk dan meneruskan perjalanannya sampai ke namsan Tower. Sebelum naik ia mebeli kopi hangat terlebih dahulu. Ketika ia sampai disana, ia duduk di bangku kosong yang ada tepat di samping seorang pria yang ia kira berusia sekitar 25 tahun. Dan sekedar untuk berbasa-basi iapun menyapanya. Lalu, ia memperhatikan pria tersebut sedang memandangi sebuah foto yang terpampang di laptopnya. Tampak ada 13 orang pria tersenyum bahagia di dalam foto tersebut. Melihat foto itu ia jadi teringat akan teman-temannya di Indonesia.
            Lalu, ia berdiri beralih melihat ke arah selatan Seoul dari kaca Namsan Tower. Hampir semua tempat di kota itu terlihat. Tak lama, pria yang sedang ada di bangku itu beranjak dari bangkunya dan menuju kearahnya. Dan, pria itu mengajaknya berbicara. Dari pembicaraan itu mengingatkan ia tentang keluarga dan teman-temannya. Ia sangat merindukannya. Sama seperti dirinya pria itu juga menceritakan orang yang dirindukan pria itu. Dan selama mereka berbicara, si pria baru menyadari bahwa mereka tak mengetahui nama satu sama lain. Akhirnya, pria itu menanyakan namanya duluan. Iapun menjawabnya.
            Namun, tiba-tiba ada seorang teman pria itu yang memanggilnya. Dan  mengharuskan pria itu pergi dari hadapannya.  Pria itu langsung pergi menuju ke mobil orang yang memanggilnya tersebut. Dan melesat pergi meninggalkannya dalam keheningan yang menyadarkannya bahwa ia lupa menanyakan nama pria itu.  membuatnya menyesal akan kebodohannya itu.
            ***
            Dua minggu kemudian ...
            Saat ini ia sedang menonton TV sambil memakan ramyeonnnya (mie khas korea). dan ketika ia mengganti chanelnya, ia memutuskan untuk memberhentikannya di sebuah acara variety show yang bernama SBS Strong Heart. Saat ia memperhatikan acara itu baik-baik. Ia melihat seorang pria yang mirip seperti yang bersamanya saat di Namsan Tower. Ia melihatnya hingga beberapa apa benar yang dilihatnya. Dan benar saja pria itu orangnya. Namun, tak disangka ternyata pria yang pernah bersamanya itu saat di Namsan tower adalah seorang personil anggota Super Junior, the great boyband in the world dengan basis fans yang telah melampaui batas-batas negara.  Ia tak pernah menyangkannya. Ia bersyukur, walaupun singkat ia tidak akan melupakan pertemuannya bersama seorang personil Super Junior yang bernama Kim Heechul.

            

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Cara Membuat Tema Google Chrome dengan Foto Sendiri

Cara Membuat Tema Google Chrome dengan Foto Sendiri


Cara membuat tema google chrome sendiri bisa terbilang cukup gampang karena kita akan menggunakan extention yang bernama My Chrome Theme. Untuk lebih jelasnya silahkan ikuti langkah-langkah berikut ini.
1. Buka google chrome.
2. Silahkan menuju Chrome Web Store
3. Pada kotak pencarian ketikkan My Chrome Theme lalu enter
4. Sebelum memasang extensi ini anda harus login dulu ke agun google anda. Jika sudah pilih add to chrome.


Jika proses instalasi sudah selesai silahkan buka My Chrome theme. Silahkan buka dan pilih Start Making Theme. Pilih background yang anda inginkan bisa dari komputer maupun webcamp. Nantinya foto yang anda upload akan dijadikan background.

Langkah selanjutnya silahkan atur warna toolbar, tab, frame, dan juga background color. Pilih komposisi warna yang pas dan tidak terlalu mecolok karena tidak baik untuk kesehatan mata. Langkah terakhir silahkan ketikkan nama untuk tema yang baru anda buat dan pilih Make My Theme, . Selain itu anda juga bisa share tema buatan anda di internet.

Bagaimana mudah bukan? Dengan sedikit bantuan extensi dan kreatifitas anda. Sekarang anda sudah bisa membuat tema google chrome sendiri untuk digunakan secara pribadi maupun dibagikan kepada orang lain.

Cr : http://rudicyber4rtcrew.blogspot.com/

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Cerita Cina Kuno

Dahulu kala di negeri Cina, tinggalah seorang gadis bernama  Li-Li. Ia baru  menikah dan tinggal  di  wisma mertua indah. Dalam waktu singkat Li-Li  tahu  bahwa ia sangat tidak  cocok  tinggal  serumah  dengan ibu mertuanya. Karakter mereka  sangat jauh berbeda. Dan Li-Li sangat  tidak menyukai  kebiasaan ibu  mertuanya. Hari berganti hari, begitu pula  bulan berganti bulan. Li-Li dan  ibu  mertuanya tak pernah berhenti  berdebat dan bertengkar.

Yang makin membuat Li-Li kesal adalah adat kuno Cina yang mengharuskan ia untuk selalu menundukan kepala untuk menghormati mertuanya dan menaati semua kemauannya. Semua kemarahan dan ketidakbahagiaan di dalam rumah itu menyebabkan kesedihan yang mendalam pada hati suami Li-Li, seorang yang berjiwa sederhana.

Akhirnya,  Li-Li tidak tahan lagi terhadap sifat dan kelakuan ibu mertuanya. Dan ia benar-benar telah bertekad untuk melakukan sesuatu. Li-Li pergi menjumpai seseorang teman ayahnya yaitu Sinshe Wang yang yang menpunyai  Toko Obat Cina. Ia menceritakan situasinya dan minta dibuatkan ramuan racun yang kuat untuk diberikan pada ibu mertuanya. Sinshe Wang berpikir keras sejenak. Lalu ia berkata,
“Li-Li, saya mau membantu kamu menyelesaikan masalahmu, tetapi kamu harus mendengarkan saya dan mentaati apa yang saya sarankan.”
Li-Li berkata, “OK pak Wang, saya  akan mengikuti apa saja yang  bapak katakan, yang saya harus  perbuat.”

Sinshe Wang masuk ke dalam, dan  tak lama ia kembali dengan menggenggam sebungkus ramuan. Ia berkata pada Li-Li,
“Kamu tidak  bisa memakai racun keras yang  mematikan seketika, untuk  menyingkirkan ibu mertuamu,  karena hal itu akan membuat  semua orang menjadi curiga. Oleh karena itu, saya memberi  kamu ramuan beberapa jenis  tanaman obat yang secar perlahan- lahan akan menjadi racun di dalam tubuhnya.”
Sinshe Wang melanjutkan, “Setiap hari, sediakan makanan yang enak- enak dan masukkan sedikit ramuan  obat ini kedalamnya. Lalu, supaya  tidak ada yang curiga saat ia mati  nanti, kamu harus berhati-hati  sekali dan bersikap sangat bersahabat dengannya. Jangan berdebat dengannya, taati semua kehendaknya, dan perlakukan dia  seperti seorang ratu.”

Ia mengingat semua petunjuk dari Sinshe Wang tentang hal mencegah  kecurigaan. Maka ia mulai belajar  untuk mengendalikan amarahnya, mentaati perintah ibu mertuanya, dan memperlakuakannya seperti ibunya sendiri.

Setelah enam bualn lewat, suasana di dalam rumah itu berubah drastis. Li-Li sudah mampu mengendalikan  amarahnya sedemikian rupa  sehingga ia menemukan dirinya  tidak pernah lagi marah atau kesal.  Ia tidak pernah berdebat lagi dengan ibu mertuanya selama  enam bulan terakhir karena ia mendapatkan bahwa ibu mertuanya kini tampak lebih ramah   kepadanya.  Sikap si ibu mertua terhadap Li-Li  telah berubah,  dan  mulai mencintai Li-Li seperti  puterinya sendiri. Ia terus men-ceritakan kepada kawan-kawan  dan sanak familinya bahwa Li-Li  adalah menantu yang paling baik yang  ia peroleh.

Li-Li dan ibu mertuanya saling memperlakukan satu sama lain seperti layaknya seorang ibu dan anak yang sesungguhnya suami Li-Li sangat bahagia menyaksikan semua yag terjadi. Suatu hari, Li-Li pergi menjumpai Sinshe Wang dan meminta bantuannya sekali lagi. Ia berkata,
“Pak Wang, tolong saya untuk mencegah supaya racun yang saya berikan kepada ibumertua saya tidak sampai membunuhnya!”
“Ia telah berubah menjadi seorang wanita yang begitu baik, sehingga saya sangat mencintainya seperti kepada ibu saya sendiri. Saya tidak mau ia mati karena racun yang saya berikan kepadanya.”
Sinshe wang tersenyum. Ia mengangguk-anggukkan kepalanya. 
“Li-Li, tidak ada yang perlu kau khawtirkan. Saya tidak pernah memberi kamu racun. Ramuan yang saya berikan kepadamu hanyalah penguat badan untuk menjaga kesehatan beliau.”
“Satu-satunya racun yang ada, adalah yang terdapat di dalam pikiranmu sendiri, dan di dalam sikapmu terhadapnya,...”
“...tetapi semuanya itu telah disapu bersih dengan cinta yang kamu berikan kepadanya...” 

Sadarkah anda bahwa sebagaimana anda memperlakukan orang lain maka demikianlah persis bagaimana mereka memperlakukan anda ?
Ada pepatah Cina Kuno berkata :

“Orang yang mencintai orang lain,  akan dicintai juga sebagai balasannya.” 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS